MANADO – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Manado menggelar pendampingan simulasi Asesmen Lapangan (AL) bagi Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD). Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Rapat LPM IAIN Manado sebagai langkah strategis menuju peningkatan status akreditasi program studi.
Hadir dalam agenda tersebut Ketua LPM IAIN Manado, Dr. Mutmainah, M.Pd, beserta jajaran tim ahli LPM. Dari pihak fakultas, hadir pula Ketua Prodi SPI didampingi oleh seluruh jajaran Tim Borang SPI yang bertanggung jawab atas penyusunan dokumen kriteria akreditasi.

Simulasi ini bertujuan untuk memotret sejauh mana kesiapan data fisik dan kesesuaian narasi yang tertuang dalam dokumen evaluasi diri dengan fakta di lapangan. Dr. Mutmainah menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan cerminan dari budaya mutu yang berjalan di program studi.
“Kami melakukan simulasi ini untuk memastikan tidak ada celah antara data yang dilaporkan dengan realita saat asesor datang nantinya. Tim LPM bertugas memberikan masukan konstruktif agar prodi SPI benar-benar siap mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya,” ujar Dr. Mutmainah di sela-sela kegiatan.
Selama simulasi, Tim LPM memberikan sejumlah catatan penting terkait: Konsistensi Data: Sinkronisasi data antara Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED). Bukti Fisik: Penyiapan dokumen pendukung yang terorganisir dengan baik guna memudahkan verifikasi. Penguatan Narasi: Penajaman analisis terhadap capaian visi dan misi prodi.
Ketua Prodi SPI bersama Tim Borang menyambut baik masukan dari LPM. Pihaknya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti poin-poin perbaikan yang ditemukan selama simulasi guna mengoptimalkan hasil saat Asesmen Lapangan yang sesungguhnya berlangsung.
Kegiatan yang berlangsung secara intensif ini diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) untuk pemantapan tahap akhir dokumen akreditasi Prodi SPI.
