MANADO – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Manado melaksanakan pendampingan intensif melalui Simulasi Asesmen Lapangan (AL) di Program Studi Sosiologi Agama pada Rabu, 15 April 2026 di Ruang Rapat Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Langkah ini diambil untuk memantapkan kesiapan dokumen dan performa prodi menjelang visitasi resmi dari lembaga akreditasi.
Kegiatan pendampingan yang berfokus pada penguatan standar mutu ini melibatkan verifikasi mendalam terhadap Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED). Tim LPM bertindak sebagai asesor internal yang memberikan masukan konstruktif terkait sinkronisasi data dan bukti fisik (eviden) yang diperlukan.
Ketua LPM IAIN Manado Dr. Mutmainah, M.Pd menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mengawal budaya mutu di lingkungan kampus. “Kami melakukan penyisiran terhadap setiap butir instrumen akreditasi untuk memastikan tidak ada celah antara data yang dilaporkan dengan realitas di lapangan,” ujarnya.

Selama proses simulasi, tim pendamping memberikan perhatian khusus pada beberapa poin krusial, di antaranya:
- Validasi Data Kuantitatif: Memastikan kesesuaian data mahasiswa, dosen, dan lulusan.
- Kualitas Dokumen Kurikulum: Meninjau implementasi kurikulum berbasis standar nasional yang telah ditetapkan.
- Kesiapan Stakeholder: Melakukan simulasi wawancara dengan pengguna lulusan, alumni, dan mahasiswa untuk mengukur tingkat kepuasan layanan akademik.
Pihak Program Studi Sosiologi Agama menilai kehadiran LPM sebagai mitra pendamping sangat membantu dalam mengidentifikasi kekurangan teknis secara dini. Dengan adanya masukan dari simulasi ini, prodi memiliki waktu untuk melakukan perbaikan dan pengayaan dokumen sebelum hari penilaian sesungguhnya.
Pendampingan simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri pengelola program studi serta memastikan IAIN Manado terus mempertahankan dan meningkatkan kualifikasi akreditasinya secara berkelanjutan.
