MANADO–Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Manado menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Sertifikasi Dosen (Serdos) tahun 2025. Pertemuan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat LPM IAIN Manado pada Senin (19/1), guna meninjau capaian serta kendala teknis yang dihadapi para akademisi selama setahun terakhir.
Rapat ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan LPM Dr. Mutmainah, M.Pd dan dihadiri para penerima sertifikasi dosen (serdos). Agenda utama pembahasan tentang pemenuhan standar BKD (bebas kerja dosen).

“Evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh dosen di lingkungan IAIN Manado tidak hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga benar-benar menunjukkan produktivitas akademik yang berkualitas sesuai standar nasional yang baru,” ujar ketua LPM Dr. Mutmainah, M,Pd.
Dalam pertemuan tersebut, tim evaluasi menyoroti beberapa poin krusial, di antaranya:
- Validitas Data SISTER: Memastikan kesesuaian data beban kerja dosen yang diunggah dengan bukti fisik di lapangan.
- Kendala Teknis: Mengidentifikasi hambatan sistem yang sering dialami dosen saat proses sinkronisasi data pada akhir tahun 2025.
- Persiapan Transisi: Menyusun strategi pendampingan bagi dosen agar siap menghadapi skema penilaian karier dan penghasilan yang diatur dalam Permendiktisaintek 52/2025.
Berdasarkan hasil rapat, LPM IAIN Manado berkomitmen untuk memperkuat layanan konsultasi bagi para dosen guna meminimalisir kegagalan pembayaran tunjangan profesi akibat kesalahan administrasi. Evaluasi ini diharapkan menjadi pijakan bagi perbaikan tata kelola SDM di lingkungan kampus hijau IAIN Manado pada tahun anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini ditutup dengan penyusunan draf rekomendasi yang akan diteruskan kepada pimpinan rektorat sebagai bahan kebijakan strategis ke depan.
